Detail Berita

  • Home
  • Detail Berita
image
  • By Admin
  • Selasa, 24 September 2024

Inspektorat Daerah Tanah Bumbu Berpartisipasi dalam Temu Nasional Pengadaan Barang/Jasa 2024 di Jakarta

Dalam menghadapi tantangan besar dalam tata kelola pengadaan barang dan jasa, Inspektorat Kabupaten Tanah Bumbu menunjukkan komitmen kuat terhadap integritas dan transparansi. Pada 18-19 September 2024, mereka berpartisipasi dalam Temu Nasional Pengadaan Barang/Jasa 2024, yang diselenggarakan oleh Pusat Pengkajian Pengadaan Indonesia (P31) di Hotel Grand Paragon, Jakarta. Delegasi Tanah Bumbu dipimpin oleh Yulian Herawati, SE.,MM.,CGCAE.,CFrA., Inspektur Daerah, dan terdiri dari 8 perwakilan Inspektorat serta 2 perwakilan dari Dinas Perumahan dan Pemukiman.

Acara ini menjadi platform strategis bagi peserta dari seluruh Indonesia untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengadaan berbasis digital. Mengusung tema "Penguatan Integritas dan Akuntabilitas Pelaksana PBJ melalui Perlindungan Hukum dan Peningkatan Peran APIP dalam Sistem Pengadaan Berbasis Digital," forum ini menyajikan rangkaian kegiatan yang kaya akan praktik nyata dan teori.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari tokoh penting, termasuk perwakilan Kementerian Keuangan dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Mereka menekankan pentingnya transformasi digital dalam pengadaan untuk menghindari potensi penyimpangan dan meningkatkan efisiensi.

Temu Nasional ini juga menghadirkan berbagai sesi, termasuk:

1. Perbekalan untuk APIP: Sesi ini bertujuan memperkuat kemampuan pengawas internal pemerintah untuk mengantisipasi penyimpangan, dengan fokus pada strategi mitigasi risiko hukum dan penggunaan e-katalog konstruksi yang lebih efisien dan transparan.

2. Diskusi Panel: Peserta berdiskusi tentang tantangan pengadaan berbasis digital, membahas topik-topik penting seperti transparansi e-katalog dan perlindungan hukum bagi pelaksana PBJ, disertai pengalaman nyata dari daerah yang telah sukses menerapkan sistem ini.

3. Bimbingan Teknis (Bimtek): Memberikan pemahaman mendalam tentang tata kelola pengadaan digital, termasuk penjelasan mengenai regulasi terbaru dan simulasi platform digital dalam pengadaan barang dan jasa.

4. Workshop dan Best Practices: Sesi ini menjadi ajang berbagi praktik terbaik antar pelaksana PBJ dari berbagai daerah, menyoroti pentingnya efisiensi dan penghematan waktu dalam pengadaan berbasis digital.

Yulian Herawati, SE.,MM.,CGCAE.,CFrA. menyatakan bahwa kehadiran Inspektorat Tanah Bumbu di forum ini merupakan langkah penting untuk memperkaya kompetensi di bidang pengadaan digital. "Partisipasi kami di forum ini menunjukkan komitmen untuk memastikan bahwa seluruh proses pengadaan barang/jasa di Tanah Bumbu memenuhi standar tertinggi dalam integritas dan akuntabilitas," ujarnya dengan optimis.

Temu Nasional ini diikuti oleh lebih dari 80 peserta dari berbagai instansi, termasuk perwakilan Kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan pelaku usaha pengadaan. Diskusi intensif tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga memberikan solusi konkret terhadap berbagai permasalahan dalam pelaksanaan PBJ. Hingga berita ini dirilis, acara pembukaan masih berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan yang substansial dan relevan, guna memperkuat pengelolaan pengadaan yang bersih dan transparan.

Dengan menghadirkan narasumber kompeten, Temu Nasional ini juga memberikan wawasan mendalam tentang regulasi terkini, teknologi terbaru, praktik terbaik, serta tantangan dan peluang di industri pengadaan, yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan peserta dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.