Dalam
menghadapi tantangan besar dalam tata kelola pengadaan barang dan jasa,
Inspektorat Kabupaten Tanah Bumbu menunjukkan komitmen kuat terhadap integritas
dan transparansi. Pada 18-19 September 2024, mereka berpartisipasi dalam Temu
Nasional Pengadaan Barang/Jasa 2024, yang diselenggarakan oleh Pusat Pengkajian
Pengadaan Indonesia (P31) di Hotel Grand Paragon, Jakarta. Delegasi Tanah Bumbu
dipimpin oleh Yulian Herawati, SE.,MM.,CGCAE.,CFrA., Inspektur Daerah, dan terdiri dari 8 perwakilan
Inspektorat serta 2 perwakilan dari Dinas Perumahan dan Pemukiman.
Acara
ini menjadi platform strategis bagi peserta dari seluruh Indonesia untuk
meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengadaan berbasis digital.
Mengusung tema "Penguatan Integritas dan Akuntabilitas Pelaksana PBJ
melalui Perlindungan Hukum dan Peningkatan Peran APIP dalam Sistem Pengadaan
Berbasis Digital," forum ini menyajikan rangkaian kegiatan yang kaya akan
praktik nyata dan teori.
Kegiatan
dibuka dengan sambutan dari tokoh penting, termasuk perwakilan Kementerian
Keuangan dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Mereka
menekankan pentingnya transformasi digital dalam pengadaan untuk menghindari
potensi penyimpangan dan meningkatkan efisiensi.
Temu
Nasional ini juga menghadirkan berbagai sesi, termasuk:
1.
Perbekalan untuk APIP: Sesi ini bertujuan memperkuat kemampuan pengawas
internal pemerintah untuk mengantisipasi penyimpangan, dengan fokus pada
strategi mitigasi risiko hukum dan penggunaan e-katalog konstruksi yang lebih
efisien dan transparan.
2.
Diskusi Panel: Peserta berdiskusi tentang tantangan pengadaan berbasis digital,
membahas topik-topik penting seperti transparansi e-katalog dan perlindungan
hukum bagi pelaksana PBJ, disertai pengalaman nyata dari daerah yang telah
sukses menerapkan sistem ini.
3.
Bimbingan Teknis (Bimtek): Memberikan pemahaman mendalam tentang tata kelola
pengadaan digital, termasuk penjelasan mengenai regulasi terbaru dan simulasi
platform digital dalam pengadaan barang dan jasa.
4.
Workshop dan Best Practices: Sesi ini menjadi ajang berbagi praktik terbaik
antar pelaksana PBJ dari berbagai daerah, menyoroti pentingnya efisiensi dan
penghematan waktu dalam pengadaan berbasis digital.
Yulian Herawati, SE.,MM.,CGCAE.,CFrA. menyatakan bahwa kehadiran Inspektorat Tanah Bumbu di forum ini
merupakan langkah penting untuk memperkaya kompetensi di bidang pengadaan
digital. "Partisipasi kami di forum ini menunjukkan komitmen untuk
memastikan bahwa seluruh proses pengadaan barang/jasa di Tanah Bumbu memenuhi
standar tertinggi dalam integritas dan akuntabilitas," ujarnya dengan
optimis.
Temu
Nasional ini diikuti oleh lebih dari 80 peserta dari berbagai instansi,
termasuk perwakilan Kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan pelaku usaha
pengadaan. Diskusi intensif tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga
memberikan solusi konkret terhadap berbagai permasalahan dalam pelaksanaan PBJ.
Hingga berita ini dirilis, acara pembukaan masih berlangsung dengan antusiasme
tinggi dari para peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan yang substansial dan
relevan, guna memperkuat pengelolaan pengadaan yang bersih dan transparan.
Dengan
menghadirkan narasumber kompeten, Temu Nasional ini juga memberikan wawasan
mendalam tentang regulasi terkini, teknologi terbaru, praktik terbaik, serta
tantangan dan peluang di industri pengadaan, yang diharapkan dapat meningkatkan
pemahaman dan kemampuan peserta dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.